Selasa, 26 Agustus 2008

Tugas TIK

  1. Pengertian Internet dan Intranet


Internet berasal dari kata Interconnection Networking yang mempunyai arti hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) dengan melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit dan lainnya.
Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, biasanya Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada di
kota Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet ataupun Anda dapat menggunakan fasilitas dari Telkom yakni Telkomnet Instan.
Dengan memanfaatkan internet, pemakaian komputer di seluruh dunia dimungkinkan untuk saling
berkomunikasi dan pemakaian bersama informasi dengan cara saling kirim e-mail, menghubungkan ke komputer lain, mengirim dan menerima file, membahas topik tertentu pada newsgroup dan lain-lain.

Intranet adalah jaringan komputer-komputer yang saling tersambung digunakan suatu sistem organisasi. Misalnya: jaringan komputer-komputer PT. Telkom seluruh Indonesia. Jadi dibilang “internet” khusus. Intranet berfungsi mengkomunikasikan komputer satu dengan yang lain, persis seperti internet tatapi layanannya terbatas, tidak seluas dan seberagam di internet.

  1. Manfaat Internet

Bila kita melakukan akses di internet banyak sekali keuntungan yang dapat kita peroleh. Berikut beberapa kegunaan dari akses internet antara lain tercantum pada uraian di bawah ini:

  1. Khususnya dalam dunia bisnis sarana informasi dan komunikasi internet juga digunakan sebagai media komunikasi promosi. Contoh: untuk image company, pengenalan dan pemasaran produk.
  2. Dalam berbagai aktivitas bisnis dan administrasi pemerintahan, secara nyata sistem komunikasi menggunakan internet, ini terbukti dapat mengurangi biaya kertas dan biaya distribusi. Contoh: koran masuk ke dalam internet (online news), majalah, brosur dan juga jurnal.
  3. Internet sudah semakin popular digunakan sebagai media komunikasi interaktif oleh berbagai pihak dalam bentuk: e-mail, dukungan pelanggan dengan “www”, video conferencing, internet relay chat, internet phone.
  4. Pertukaran data dan informasi dengan sistem administrasi pemerintahan (e-goverment) atau sebagai resources discovery.
  5. Untuk kebutuhan sistem perdagangan (e-commerce) internet sangat banyak digunakan yaitu perdagangan lewat bisnis dengan internet.
  6. Internet juga semakin intensif dalam aktifitas perbankan, seperti untuk baking online yang memungkinkan nasabah bank melakukan transaksi secara online di depan komputer mereka (resourses sharing).

  1. Perangkat keras untuk mengakses internet

CPU
Komputer dengan Prosesor Pentium 100 Mhz (minimal). Sebaiknya lebih tinggi agar aksesnya lebih cepat.

RAM
Memori komputer yang digunakan minimal di-upgrade sampai 32 MB (disarankan 64 MB ke atas).
Hard disk
Ukuran hard disk minimal 800 MB, disarankan lebih dari 4 GB.

Monitor
Ukuran monitor yang lebih besar akan memberikan daerah pandang lebih luas sehingga membantu saat penyuntingan atau pengetikan.

Keyboard dan Mouse


Modem
Modem adalah perangkat hardware tambahan untuk komputer, baik jenis card internal atau eksternal. Modem merupakan alat bantu yang memungkinkan komputer berhubungan dengan komputer lain melalui kabel telepon. Kecepatan minimal modem adalah 28.800 bps. Modem eksternal mudah dipasang karena terletak diluar, sedangkan modem internal dipasang pada slot ekstensi CPU.

Saluran Telepon


Modem memerlukan saluran telepon untuk melakukan tugasnya mengakses internet melaui dial-up connection.

4. Perankat lunak untuk internet

Software
Software diperlukan untuk berhubungan dengan internet. Tanpa software yang sesuai, kita tidak dapat mengakses internet. Misalnya :
Microsoft Internet Explorer dan Netscape Communicator
Browser untuk mengakses web yang terpopuler saat ini. Kedua browser ini sekaligus berfungsi sebagai FTP, mail dan newsgroup.

Sistem Operasi
Kita dapat memilih menggunakan Windows 95, Windows 98, Windows 2000, Windows XP, atau Linux sesuai kemampuan komputer. RAM minimal 32 MB jika menggunakan Windows 95, RAM minimal 64 MB untuk Windows 98, dan RAM minimal 128 MB untuk Windows 2000.

Internet Service Provider
Internet Service Provider adalah perusahaan yang menawarkan jasa pelayanan untuk berhubungan dengan internet. Untuk mengakses, kita cukup menghubungi ISP melalui komputer dan modem. Selanjutnya, ISP akan mengurus semua yang diperlukan untuk berhubungan dengan internet, termasuk biaya. Misalnya Telkomnet.

  1. Cara Kerja Modem

Modem merupakan perangkat yang umum digunakan saat ini, dan merupakan salah satu perangkat penting dalam dunia Internet. Modem inilah sebenarnya yang menjadi jembatan dari komputer, laptop, handphone atau gadget kamu lainnya untuk bisa terhubung ke Internet. Nah berikut penjelasan tentang cara kerja modem secara sederhana, karena topik apaan tuh ini memang ditujukan untuk menjelaskan tentang berbagai gadget dengan cara yang sederhana. Mau?


Komputer yang terhubung dengan saluran telepon hampir bisa dipastikan memerlukan modem. Nama "modem" sendiri merupakan kependekan dari "Modeluator - Demodulator".
Modem mengubah sinyal menjadi bentuk yang bisa dikirimkan melalui saluran telepon. Alat ini akan memodulasi (istilah modulasi ini bisa kamu bayangkan seperti membungkus atau mengubah) sinyal digital dari komputer menjadi sinyal analog, yang merupakan jenis sinyal yang bisa dikirimkan melelui saluran telepon.
Modem akan mengubah atau (melakukan demodulasi) sinyal tersebut kembali ke bentuk digital agar bisa dibaca oleh komputer.

  1. Cara penyambungan dari computer ke modem

    Ada banyak pilihan dalam berbagi akses internet, tapi dalam artikel ini akan dibahas 4 cara saja:

    1. Menggunakan hubungan "peer to peer"
    2. Menggunakan koneksi USB & ethernet pada modem
    3. Menggunakan active hub
    4. Menggunakan wireless router

    1. Menggunakan hubungan "peer to peer"

    Hubungan "peer to peer" adalah hubungan antar 2 komputer lewat suatu media tertentu. Pilihan media tersebut dan kebutuhan peralatan sesuai pilihan media adalah:

    * Ethernet (dengan koneksi RJ-45)
    1. Ethernet port pada kedua komputer yang akan dihubungkan.
    2. Kabel ethernet yang dicross; Bisa dipesan di toko komputer yang menyediakan peralatan networking; Kabel ini berbeda dalam penyambungan jalurnya dibandingkan kabel network biasa.
    * Firewire
    1. Firewire port pada kedua komputer yang akan dihubungkan.
    2. Kabel firewire dengan ujung konektor yang sesuai dengan port firewire pada kedua komputer; Konektor firewire memang mempunyai dua tipe yaitu yang kecil dan yang besar; Yang besar biasanya terdapat pada komputer dekstop dan yang kecil pada komputer notebook.

    Pilih salah satu koneksi tersebut dan konfigurasikan TCP/IP dari koneksi tersebut (ethernet atau firewire) pada komputer yang terhubung langsung ke internet (kita sebut saja komputer server) sehingga IP komputer tersebut adalah 192.168.1.1

    Kemudian konfigurasikan TCP/IP dari komputer client (komputer yang akan dihubungkan ke komputer server) sehingga IP komputer tersebut menjadi 192.168.1.x di mana x adalah nilai pilihan anda sendiri antara 2-254; Subnet mask 255.255.255.0; Gateway 192.168.1.1

    2. Menggunakan koneksi USB & ethernet pada modem

    Dalam hal ini, kita memanfaatkan fasilitas dari modem (ADSL atau cable TV) yang mempunyai fasilitas koneksi USB dan ethernet. Dengan demikian, anda akan memerlukan:

    1. Modem (ADSL atau cable TV) yang mempunyai port ethernet dan USB
    2. Kabel ethernet atau RJ-45 (biasanya sudah disediakan dari modem tersebut)
    3. Kabel USB (juga biasanya sudah disediakan dari modem tersebut)
    4. Satu komputer yang mempunyai port ethernet
    5. Satu komputer yang mempunyai USB port

    Hubungkan komputer pertama ke modem dengan ethernet, lalu konfigurasikan (IP, DNS, dll) sesuai dengan informasi dari si penyedia layanan internet (ISP) tersebut.

    Install USB driver dari modem tersebut ke komputer kedua, lalu hubungkan komputer tersebut ke modem lewat USB. Kemudian konfigurasikan (IP, DNS, dll) sesuai informasi dari ISP yang dipakai.

    Biasanya digunakan automatic IP dan DNS

    3. Menggunakan active hub

    Anda perlu menyediakan:

    1. Modem yang mempunyai koneksi ethernet
    2. Active hub atau switch ethernet
    3. Kabel network/ethernet untuk menghubungkan active hub ke modem
    4. Komputer-komputer yang mempunyai port ethernet
    5. Kabel network/ethernet sesuai dengan jumlah komputer yang dipakai

    Hubungkan active hub ke modem, kemudian hubungkan semua komputer yang active hub tersebut.

    Konfigurasikan semua komputer sehingga menggunakan automatic IP dan DNS, kecuali kalau ada informasi tertentu dari ISP

    4. Menggunakan wireless router

    Kalau anda membutuhkan koneksi wireless, maka pilihan ini memang anda perlukan. Anda punya dua pilihan:

    1. Modem yang mempunyai kapabilitas wireless router
    2. Wireless router yang akan dihubungkan ke modem.

    Tentu saja semua komputer yang digunakan harus mempunyai kapabilitas wireless atau Wifi.

    Biasanya, modem akan dikonfigurasi dengan IP 192.168.1.1 dengan DHCP aktif, sedangkan router dikonfigurasi dengan IP 192.168.2.1, juga dengan DHCP aktif.
    Pastikan wireless router tersebut menggunakan enkripsi (WEP, WPA, dll), lalu catat key yang sudah di-generate.
    Kemudian masing-masing komputer bisa langsung dihubungkan ke router tersebut dengan memasukkan key sewaktu diminta oleh koneksi wireless tersebut.

Tidak ada komentar: